Pengertian Media Pembelajaran: Fungsi, Contoh, Prinsip, dan Faktor yang Harus Diperhatikan


Pengertian Media Pembelajaran Adalah: Fungsi, Contoh, Prinsip, Faktor yang Harus Diperhatikan - Dalam pendidikan dan pembelajaran untuk mencapai tujuan agar terdapat efisiensi dan efektifitas dalam pembelajaran digunakanlah suatu alat bantu yang dikenal dengan istilah media belajar. Lantas apa itu media belajar? Apa saja kegunaan dan fungsinya dalam pembelajaran? Berikut pembahasannya.

Pengertian Media Pembelajaran Menurut Para Ahli

Secara definitif, para ahli telah merumuskan pengertian media pembelajaran yang masing-masing ahli memiliki wawasan dasar dan orientasi yang berlainan, namun pada prinsipnya ada kesamaan pengertian yang mendasar.

1. Schramm (1977)

Media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran.

2. Briggs (1977)

Media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti buku, film, video, slide, dan sebagainya.

3. Azhar (2011)

Media pembelajaran adalah alat bantu pada proses belajar baik di dalam maupun di luar kelas, lebih lanjut dijelaskan bahwa media pembelajaran adalah komponen sumber belajar atau wahana fisik yang mengandung materi instruksional di lingkungan siswa yang dapat merangsang siswa untuk belajar.

4. Romiszowski dalam Basuki dan Farida (2001:12)

Media pembelajaran adalah media yang efektif untuk melaksanakan proses pengajaran yang direncanakan dengan baik.

5. Arif Sadiman (2008:7)

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima pesan.

6. Rayanda Asyar (2012:8)

Media pembelajaran dapat dipahami sebagai segala sesuatu yang dapat menyampaikan atau menyalurkan pesan dari sumber secara terencana, sehingga terjadi lingkungan belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif.

7. Miarso (2004)

Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurakan pesan serta dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian, dan kemauan belajar sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar.

8. Gerlach dan Ely

Media pembelajaran memiliki cakupan yang sangat luas, yaitu termasuk manusia, materi, atau kajian yang membangun suatu kondisi yang membuat peserta didik mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, atau sikap. Media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dalam pembelajaran, sehingga bentuknya bisa berupa perangkat keras (hardware), seperti komputer, TV, Proyektor, dan perangkat lunak (Software), seperti power point.

7. Syaiful Bahri Djamarah dan Azwan Zain (2010:121)

Media pembelajaran adalah alat bantu apa saja yang dapat dijadikan sebagai penyalur pesan agar tercapai tujuan pembelajaran.

8. Oemar Hamalik (1980)

Media pembelajaran adalah alat, metode, dan teknik yang digunakan dalam rangka lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan siswa dalam proses pendidikan dan pembelajaran di sekolah.

9. Smaldino (2005)

Media pembelajaran adalah media yang digunakan untuk menyampaikan pesan guna mencapai suatu tujuan pembelajaran yang di definisikan sebagai media pembelajaran.

10. Sutjiono (2005)

Menurut Sutjiono, media belajar itu sangat diperlukan oleh guru agar pembelajaran berjalan efektif dan efisien.

11. Munadi (2008)

Pengertian media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyampaikan pesan dari sumber secara terencana sehingga tercipta lingkunga belajar yang kondusif dimana penerimanya dapat melakukan proses belajar secara efisien dan efektif.

12. Menurut AECT

Menurut Association for Educational Communications and Technology (AECT), media pembelajaran adalah segala sesuatu yang digunakan untuk menyalurkan pesan.

13. Menurut Heinch, Molenida, dan Russel (1993)

Media pembelajaran diartikan sebagai sebuah penerapan ilmiah tentang proses belajar pada manusia dalam tugas praktis belajar dan mengajar.

14. Menurut Gagne

Media pembelajaran diartikan sebagai sebuah jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsang mereka untuk belajar.

15. Menurut Ali (1992)

Media pembelajaran adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat memberikan rangsangan atau motivasi belajar.

16. Menurut Latuhero (1988)

Media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antar guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna. Media pembelajaran memiliki manfaat yang besar dalam memudahkan siswa mempelajari materi pelajaran.

17. Menurut E. De Corte

Media pembelajran sebagai suatu sarana non personal (bukan manusia) yang digunakan atau disediakan oleh tenaga pengajar, yang memegang peranan dalam proses belajar mengajar untuk mencapai tujuan intruksianal.

18. Sri Anitah dan Noorhadi

Media Pembelajaran adalah setiap orang, bahan, atat, atau peristiwa yang dapat menciptakan kondisi memungkinan siswa menerima setiap materi.

19. Menurut Buckminster Fuller

Menurut Fuller, media diartikan sebagai orang tua ketiga, setelah orang tua asli dan guru sebagai orang tua kedua.

20. Menurut Santoso S. Hamidjojo

Media pembelajaran adalah media yang penggunannya diintegrasikan dengan tujuan dan isi pengajaran yang dimaksudkan untuk mempertinggi mutu kegiatan belajar mengajar.

Jenis dan Pola Media Pembelajaran

Sesuai dengan karakteristik atau ciri khas dari suatu media, media pembelajaran dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu:

1. Media Grafis

Media grafis adalah termasuk media visual, artinya media yang dalam menyalurkan pesan ajaran melalui indera penglihatan. Adapun yang termasuk ke dalam media grafis diantaranya:
  • Gambar atau foto
  • Sketsa atau gambar sederhana/draft kasar yang melukiskan bagian-bagian pokoknya saja tanpa detail
  • Diagram atau skema
  • Bagan (chart)
  • Grafik
  • Kartun
  • Poster
  • Peta dan globe
  • Papan flanel
  • Papan bulletin

2. Media Audio

Media audio adalah jenis media pembelajaran yang dapat menyalurkan pesan ajaran melalui indera pendengaran. Beberapa jenis media yang dapat digolongkan ke dalam media audio diantaranya:
  • Radio
  • Alat perekam
  • Piringan hitam
  • Laboratorium bahasa

3. Media Proyeksi Diam

Media proyeksi diam yaitu media di mana pesan yang disampaikan lebih dulu dengan alat proyektor agar bisa dilihat. Media ini mempunyai persamaan dengan media grafis dalam menyajikan rangsangan visual.

Perbedaannya dengan media grafis adalah siswa dapat langsung berinteraksi dengan pesan media, sedang pada media proyeksi pesan tersebut harus diproyeksikan lebih dahulu dengan proyektor agar dapat dilihat.

Selain itu, bahan grafis banyak dipakai dalam media proyeksi seperti gambar, diagram, tabel, dan lain-lain. Media proyeksi ada yang dengan suara (disertai rekaman audio), ada yang tanpa suara atau visual saja.

Berikut beberapa media yang termasuk ke dalam jenis media proyeksi diam, antara lain:
  • Film bingkai (slide)
  • Film rangkai (film strip)
  • Film dan film gelang
  • Overhead proyektor atau OHP
  • Proyektor opaque (proyektor tak tembus pandang)
  • Mikrofis
  • Televisi dan vieo
  • Permainan dan simulasi
Muhammad Ali dengan mengutip pendapat dari Rudy Brezt yang mengelompokkan media pembelajaran berdasarkan 3 ciri yakni: suara (audio), bentuk (visual), dan gerak (motion) menjadi 8 kelompok, yaitu:

1. Media Audio Motion Visual

Media audio motion visual atau media audio visual gerak adalah media yang mempunyai suara, ada gerakan dan bentuk obyeknya dapat dilihat. Media ini paling lengkap. Jenis media yang termasuk kelompok ini adalah TV, video tape, dan film bergerak.

2. Media Audio-Still-Visual

Mediao audio-still-visual atau media audio visual diam adalah media yang mempunyai suara, obyeknya dapat dilihat namun tidak ada gerakan. Contoh dari media ini adalah filme strip bersuara, slide bersuara, atau rekaman televisi dengan gambar tak bergerak.

3. Media Audio Semi Motion

Media audio semi motion atau media audio semi gerak adalah media yang mempunyai suara dan gerakan, namun tidak dapat menampilkan suatu gerakan utuh, sperti tekwrie atau tekboard.

4. Media Motion Visual

Media motion visual atau media visual gerak adalah media yang mempunyai gambar-obyek bergerak (dapat dilihat), seperti film bisu (bergerak tapi tak bersuara).

5. Media Still Visual

Media still visual atau media visual diam adalah media yang mempunyai obyek namun tidak ada gerakan, seperti film strip gambar, mikrofon atau halaman cetak.

6. Media Semi Motion

Media semi motin atau media semi gerak adalah media yang menggunakan garis dan tulisan, seperti teks autograf.

7. Media Audio

Media audio adalah media yang hanya menggunakan suara, seperti telepon, radio, dan audio tape.

8. Media Cetak

Media cetak adalah media yang hanya menampilkan simbol-simbol tertentu yaitu huruf (tulisan).
Selanjutnya mengenai pola media pendidikan, Dr. Oemar Hamalik menyatakan bahwa secara menyeluruh pola media pendidikan itu terdiri dari, 5 pola berikut.

1. Bahan-bahan Bacaan (Suplementary Materials)

Berupa bahan bacaan seperti buku, komik, koran, majalah, folder, pamflet, dan lain-lain. Bahan-bahan in lebih mengutamakan kegiatan membaca atau penggunaan simbol-simbol kata atau visual.

2. Alat-alat Audio Visual

Alat-alat yang tergolong kategori ini terdiri dari:
  • Media pendidikan tanpa proyeksi, seperti papan tulis, papan tempel, papan flanel, bagan, diagram, grafik, poster, kartun, komik, dan gambar.
  • Media pendidikan tiga dimensi, seperti model benda asli, conto: benda tiruan, diaroma, boneka, topeng ritaton, standar lembar balik, globe, dan lainnya.
  • Media pendidikan yang menggunakan teknik atau masinal, meliputi slide, film strip, film, rekaman, radio, televisi, laboratorium elekronika, dan lainnya.

3. Sumber-sumber Masyarakat Berupa Obyek-obyek

Peninggalan sejarah, dokumentasi, bahan-bahan, masalah-masalah, dan sebgaimana dari berbagai bidang yang meliputi: daerah penduduk, sejarah, jenis-jenis kehidupan, mata pencaharaina, dan lainnya.

4. Kumpulan Benda-benda (Material Collections)

Berupa benda-benda yang dibawa masyarakat ke sekola untuk dipelajari, seperti potongan kimia, potongan sendok, daun, bibit, bahan kimia, dan lain-lain.

5. Contoh-contoh Kelakuan yang Dicontohkan oleh Guru

Meliputi semua contoh kelakuan yang ditunjukkan oleh guru sewaktu mengajar, misalnya gerakan badan, mimik, dan lainnya.

Fungsi Media Pembelajaran

Fungsi media pembelajaran dalam hubungannya dengan proses belajar mengajar antara lain:
  1. Media pembelajaran memungkinkan siswa menyaksikan benda/perantara gambar, potret, slide, film. Siswa dapat memperoleh gambaran yang nyata tentang peristiwa/benda-benda bersejarah.
  2. Media pembelajaran memungkinkan siswa mengamati benda/peristiwa yang sukar dikunjungi baik karena tempatnya jauh atau berbahaya.
  3. Media pembelajaran memungkinkan bagi siswa memperoleh gambaran yang jelas tentan benda/masalah yang sulit diamati secara langsung.
  4. Media pembelajaran memungknkan untuk menjangka audio yang besar jumlahnya.
  5. Media dapat memperlihatkan secara cepat tentang suatu proses yang berlangsung lama dan lambar, seperti proses perkembangan janin.
  6. Media pembelajaran dapat memperlihatkan secara lambar gerakan-gerakan yang cepat (slowmotion).
  7. Media pembelajaran memungkinkan siswa mengamati langsung obyek yang terlalu kompleks, seperti mesin-mesin dengan perantara model, diagram, danl ain-lain.
  8. Media pembelajaran dapat mengatasi sikap pasif siswa bila digunakan dengan tepat dan bervariasi.

Faktor-faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Memilih dan Menggunakan Media Pembelajaran

Dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran, seorang guru harus memperhatikan beberapa faktor agar efisiensi dan efektifitas berhasil tercapai. Faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran adalah sebagai berikut.

1. Faktor Tujuan

Media yang dipilih dan digunakan harus sesuai dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

2. Faktor Efektifitas

Dari berbagai media yang ada, harus dipilih media yang paling efektif untuk digunakan, hal ini haruslah pula disesuaikan dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.

3. Faktor Kemampuan Guru dan Siswa

Media ang dipilh dan digunakan harus sesuai dengan kemampuan guru dan kemampuan siswa, sesuai dengan pola belajar dan menarik perhatian.

4. Faktor Fleksibilitas

Media yang dipilih harus dipertimbangkan faktor fleksibilitas-nya, artinya dapat digunakan dalam berbagai situasi, tahan lama, menghemat biaya, dan tidak berbahaya.

5. Faktor Kesediaan Media

Tidak semua sekolah menyediakan berbagai emdia yang dibutuhkan untuk kegiatan pembelajaran. Maka, dalam memilih dan menggunakan media pembelajaran haruslha mempetimbangkan faktor kesediaan medianya.

6. Faktor Kesesuaian

Dalam memilih media pembelajaran, maka harus dipertimbangkan faktor kesesuaian antara biaya dan manfaat dari media tersebut.

7. Faktor Kualitas dan Teknis

Dalam pengadaan media, seorang guru harus memperhitungkan kualitas dari media tersebut, tidak sekedar bisa dipakai saja.

Dengan memperhatikan faktor-faktor di atas, maka kecil kemungkinan seoran guru keliru dalam memilih dan menggunakan media, atau setidak-tidaknya dapat mengurangi kesalahan dalam memilih media yang akan digunakan.

Prinsip-prinsip dalam Penggunaan Media Pembelajaran

Berikut 10 prinsip dalam penggunaan media pembelajaran yang perlu dipedomani oleh guru dalam proses belajar mengajar.
  1. Penggunaan media tidak berarti mengurangi perasaaan dan peran guru karena tidak ada dala kegiatan belajar yang dapat menggantikan kedudukan guru.
  2. Tidak ada satu media yang harus dipakai dengan meniadakan media yang lain, setiap jenis media dapat digunakan sesuai dengan kegunaannya masing-masing.
  3. Prinsip manfaat seoptimal mungkin, karena setiap media memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
  4. Meingkatkan pemahaman terhadap materi. Penggunaan media yang berlebih justru akan membingungkan dan tidak memperjelas pemahaman.
  5. Meningkatkan aktivitas belajar sesuai media apapun yang digunakan.
  6. Media harus merupakan bagian yang intergral dari pengajaran, artinya guru tidak menggunakan media pembelajaran sebagai alat selingan.
  7. Menunjukkan penampilan yang positif, artinya dalam menggunakan suatu media, guru perlu sekali menampilkan hal-hal yang positif daripada negatif.
  8. Harus dilakukan persiapan yang cukup untuk menggunakan media pembelajaran.
  9. Penggunaan kesempatan dan manajemen waktu yang sebaik-baiknya.
  10. Menggunakan media harus tepat dan relevan dengan materi dan tujuan pengarahan.

Penutup

Media pembelajaran merupakan sebuah perantara dalam kegiatan belajar mengajar untuk mempermudah guru dalam mengajar dan dalam mencapai tujuan yang sudah ditetapkan secara efektif dan efisien. Maka, media pembelajaran bukan untuk menggeser peran guru karena peran guru tidak dapat tergeser dalam kegiatan belajar mengajar.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url